
Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta resmi mengumumkan para pemenang Sayembara TITIK 2025 (Tantangan Inovasi Tapak dan Inklusivitas Kota), sebuah sayembara gagasan desain arsitektur yang berfokus pada pengembangan hunian sehat, tumbuh dan terjangkau di kampung kota Jakarta. Kompetisi ini menjadi wadah kontribusi arsitek dan mahasiswa arsitektur dalam merespons tantangan hunian perkotaan melalui solusi desain yang kontekstual, adaptif dan aplikatif bagi masyarakat.
Sayembara TITIK 2025 diluncurkan pada 22 Juni 2025 bertepatan dengan perayaan HUT Jakarta. Antusiasme peserta terhadap kompetisi ini cukup tinggi dan para pemenang dipilih melalui proses seleksi dari 114 karya yang dinilai oleh Dewan Juri.
Proses penjurian dilakukan oleh Dewan Juri yang terdiri dari:
Ir. Iwan Kurniawan, ST, MT – Kepala Biro Pembangunan dan Lingkungan Hidup
Ar. Andesha Hermintomo, IAI – Akademisi & Praktisi Arsitektur
Ar. Joko Adianto, IAI – Praktisi Arsitektur & Penggiat Kampung Kota
Salin itu, dewan juri juga didampingi oleh reviewer yang diundang khusus memberikan masukan berdasarkan bidang ilmu, pengetahuan dan pengalamannya. Terdapat 3 reviewer, yaitu:
Dr. Rahmanto Kusendi – Staf Pengajar Urban Psychology BINUS
Harfan Sakti, ST, MT – Kepala Seksi Gulkarmat DKI Jakarta
Ar. Azhari Pasha, IAI – Pengurus IAI Jakarta bidang Regulasi
Pengumuman pemenang dilaksanakan pada 16 Oktober 2025 dalam rangkaian Jakarta Architecture Festival (JAF) di Blok M Hub, Jakarta. Dalam rangkaian festival tersebut, karya-karya peserta juga ditampilkan melalui pameran karya Sayembara TITIK 2025, sehingga pengunjung dapat melihat langsung berbagai gagasan desain hunian kampung kota yang dihasilkan para peserta.
Kategori Profesional

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi talkshow Obrolan TUJU-TUJU: Sayembara pada Kamis, 23 Oktober 2025, yang menghadirkan para pemenang sayembara untuk berbagi gagasan serta proses kreatif di balik karya mereka.
Sebagai bentuk penyebarluasan gagasan kepada publik, 10 karya terbaik dari masing-masing kategori telah didokumentasikan dalam bentuk e-book yang bisa diunduh pada website IAI Jakarta, sehingga dapat menjadi edukasi dan referensi praktis yang dapat diakses secara terbuka dan dimanfaatkan masyarakat kampung kota dalam membangun maupun mengembangkan hunian mereka secara mandiri.
Melalui penyelenggaraan Sayembara TITIK 2025, IAI Jakarta berharap sayembara ini dapat menjadi jembatan antara gagasan desain arsitektur yang kontekstual dengan kebutuhan riil masyarakat perkotaan, sekaligus mendorong terwujudnya hunian yang sehat, layak, dan dapat berkembang sesuai kebutuhan penghuninya secara berkelanjutan.